Menggunakan Xampp sebagai web server lokal

Untuk membangun sebuah web tentunya membutuhkan server sebagai media penyimpanan dan pengolah instruksi agar website bisa diakses dan berjalan dengan baik. Dimana server web itu sendiri secara sederhana memiliki fungsi sebagai penerima permintaan dari klien yang kemudian memberikan data ataupun berkas yang diinginkan oleh client.

Web server terdiri dari beberapa jenis, dimana masing-masing web server memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun web server yang banyak digunakan seperti Apache, Microsoft Internet Information Service (IIS), NginX, Litespeed, Zeus Web Server, dan web server lainnya.

Agar bisa menjalankan website tanpa menggunakan koneksi internet atau menjalankan web lokal kita membutuhkan sebuah web server lokal. Saat ini tersedia berbagai macam webserver lokal yang mendukung berbagai macam bahasa pemrograman seperti Xampp yang mendukung apache untuk PHP dan Perl.

Untuk pengembang website dengan basis bahasa pemrograman PHP dan database MySQL, menggunakan web server local Xampp merupakan pilihan yang tepat. Dimana xampp mendukung empat sistem operasi besar seperti Windows, Mac, Linux dan Solaris sehingga pengguna tidak terbatasi dengan sistem operasi serta tersedia gratis dibawah lisensi GPU General Public License. Adapun komponen yang terdapat pada xampp yaitu :

Advertisements
  • Apache (Web Server)
  • MySQL (Database)
  • PHP (Bahasa Pemrograman)
  • PHPMyAdmin
  • FileZilla (FTP)
  • Tomcat (Web Server)
  • Strawberry Perl (Bahasa Pemrograman)
  • Xampp Control Panel

Dengan support yang tinggi dari pihak pengembang, xampp aktif dalam merilis update mengikuti perkembangan bahasa pemrograman dan database yang didukung. Pihak pengembang juga menyediakan forum sebagai media tanya jawab serta halaman social media seperti Facebook, Twitter, dan Googl plus untuk informasi seputar Xampp. Untuk mendownload Xampp bisa langsung mengunjungi web resminya, atau klik disini.

untuk melakukan instalasi Xampp pada sistem operasi windows ikuti petunjuk dibawah:

  1. Download file melalui situs resmi : https://www.apachefriends.org/download.htmltangkapan-layar-2016-12-26-14-31-46
  2. Buka file installer, jika muncul pesan warning (UAC) klik oktangkapan-layar-2016-12-26-14-39-02
  3. Klik Nexttangkapan-layar-2016-12-26-14-39-11
  4. Pilih Komponen yang dibutuhkan, default disarankan, Klik Nexttangkapan-layar-2016-12-26-14-39-34
  5. Tunggu proses instalasi selesai, kemudian centang ‘Do you want to start the control panel now?’, kemudian klik finish.

Setelah proses instalasi, tinggal melakukan konfigurasi Xampp melalui Xampp control panel. Untuk melakukan konfigurasi bisa ikuti petunjuk dibawah:

  1. Buka Xampp, maka akan ditampilkan Xampp control paneltangkapan-layar-2016-12-26-14-48-34
  2. Pengaturan default dari Xampp, dimana apache dan MySQL harus dijalankan manual, untuk menjalankan secara otomatis saat xampp dijalankan, klik konfig
  3. Centang auto start modules, yang biasa digunakan apache dan MySQL kemudian klik Savetangkapan-layar-2016-12-26-15-29-56
  4. Kemudian klik Start untuk modul apache dan MySQL untuk menjalankan
  5. Jika PID dan Port telah ditampilkan maka module telah dijalankantangkapan-layar-2016-12-26-14-51-16
  6. Untuk memastikan apakah web server telah berjalan, buka browser kemudian ketikkan alamat localhost lalu tekan enter. Jika halaman ditampilkan maka web server sudah berjalan.tangkapan-layar-2016-12-26-14-53-00

untuk dasar instalasi dan konfigurasi Xampp sekian sampai disini, jika ada kritik, saran, dan pertanyaan bisa menghubungi kami melalui menu Hubungi Kami atau bisa melalui halaman Facebook kami. Terima kasih.