NetFlix Punya Pesaing Baru, Yakni Disney Plus

T3 – yang diundang secara resmi oleh pihak Disney telah membocorkan, bahwa pihak Disney telah secara resmi merilis aplikasi streaming video online terbaru milik mereka yaitu Disney Plus. Setelah Apple TV Plus, kini giliran Disney Plus (Disney+) yang hadir menyapa penggemar film dan serial. Berbeda dengan Netflix, konten yang bisa ditonton di Disney Plus adalah konten besutan aneka studio ternama yang berada di bawah payung Walt Disney, seperti Disney, Pixar, Marvel, PStar Wars, National Geographic, hingga 20th Century Fox.

Disney Plus bisa menyaksikan seluruh film atau serial karya studio-studio tersebut, seperti film Avengers: Endgame hingga serial TV ikonik The Simpsons. Uniknya, selain film dan serial yang sudah pernah tayang, Disney Plus juga menawarkan konten orisinil yang hanya akan ditemukan di layanan VoD ini. Beberapa di antaranya adalah sejumlah serial orisinil Marvel yang bakal menampilkan karakter superhero Marvel Cinematic Universe (MCU) seperti “Hawkeye” dan “Loki”.

Ada pula serial orisinil Star Wars berjudul The Mandalorian yang menceritakan seluk beluk karakter pemburu bayaran Boba Fett. Nah, untuk menikmati konten di Disney Plus, peminatnya harus membayar biaya langganan 6,99 dollar AS (Rp 98.000) per bulan atau 69,99 dollar AS (Rp 987.000) per tahun. Ada pula paket bundling layanan Disney Plus, Hulu, dan ESPN Plus yang bisa didapatkan dengan harga 12,99 dollar AS (Rp 183.300) per bulan.

Advertisements

Streaming video dari Disney Plus sbisa ditayangkan di empat perangkat sekaligus. Konten juga bisa diputar dalam resolusi hingga 4K tanpa biaya tambahan. Baca juga: Disney Resmi Caplok Layanan Video Streaming Hulu Layaknya layanan VoD lain, pengguna pun bisa menikmati layanan Disney Plus di beragam perangkat, mulai dari PC, TV pintar, konsol PS4 dan Xbox One, Apple TV, aneka set-top box (STB), hingga perangkat Android dan iOS. Untuk saat ini Disney Plus baru tersedia di beberapa negara saja, mencakup Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda, Australia dan Selandia Baru akan menyusul pada 19 November, lalu Inggris pada 31 Maret 2020 mendatang.

Belum ada informasi kapan negara lain akan disambangi layanan milik Disney ini. Peminat dari Indonesia bisa mendaftarkan alamat e-mail di tautan berikut untuk memperoleh notifikasi apabila sudah ada informasi soal ketersediannya. (RKZ)